Tampilkan postingan dengan label Jaringan Komputer. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Jaringan Komputer. Tampilkan semua postingan

Senin, 27 Mei 2013

Daftar Hal Yang Bisa Mengganggu Sinyal WiFi

Tadi saya membaca cukup banyak artikel tentang sinyal WiFi, khususnya tentang hal-hal apa saja yang bisa mengganggu kulitas sinyal WiFi. Walaupun saat ini saya tidak merasa ada masalah dengan sinyal WiFi saya (masih mencukupi untuk kebutuhan saya), tapi sebagai pengetahuan tidak ada salahnya kan mengetahui daftar hal apa saja yang bisa mengganggu kualitas sinyal WiFi kita, berikut ini daftarnya:

Kamis, 09 Mei 2013

Cara Mematikan Sinyal Wi-Fi Pada Router TP-LINK TL-MR3020

Salah satu kekurangan yang saya rasakan selama menggunakan sistem operasi Linux adalah masalah driver, kalau untuk driver motherboard sih sudah tidak perlu driver lagi, begitu pun untuk netbook saya, tidak perlu driver lagi, nah yang jadi masalah adalah driver untuk perangkat-perangkat lain seperti modem dan tv tuner eksternal, untuk modem kebetulan saya memiliki 2 buah modem, 1 modem HSDPA merek Sierra Wireless (C885) dan 1 lagi modem CDMA merek Smartfren (CE682), mungkin karena merek Sierra Wireless lebih terkenal jadi tanpa driver pun begitu dicolokkan di Linux Mint saya modem-nya bisa langsung dikenali, namun kalau yang Smartfren tidak bisa dikenali. Nah untungnya saya memiliki sebuah router portable merek TP-LINK yaitu TP-LINK TL-MR3020, jadi saya colokkan saya modemnya ke router saya tersebut untuk konek ke internet.

Sabtu, 04 Mei 2013

Cara Memonitor Traffic Koneksi Internet Wi-Fi Menggunakan iftop Di Linux

Di artikel terdahulu saya pernah menulis tentang cara memonitor traffic koneksi internet yang menggunakan modem USB menggunakan program iftop, nah sekarang bagaimana caranya untuk memonitor traffic koneksi internet jika koneksi yang kita gunakan adalah koneksi Wi-Fi ? caranya adalah mengganti interface yang dipantaunya saja, jadi perintah iftop-nya adalah sudo iftop -i wlan0 jika anda ingin agar satuan datanya ditampilkan dalam byte bukan bit, maka tambahkan -B ke perintah tersebut, jadi perintah lengkapnya adalah seperti ini sudo iftop -i wlan0 -B

Rabu, 20 Maret 2013

Cara Monitor Traffic Modem USB Di Linux Menggunakan iftop & Speedometer

Dulu saya pernah membuat artikel tentang cara monitoring bandwidth di Linux menggunakan program iftop dan Speedometer, nah kali ini masih tentang kedua program tersebut tapi lebih spesifik yaitu bagaimana cara monitoring traffic atau penggunaan bandwidth koneksi internet yang menggunakan modem HSDPA yang dicolokkan ke port USB, caranya adalah dengan menambahkan / mengganti interface yang dimonitornya, untuk program iftop ketikkan perintah sudo iftop -i ppp0 atau sudo iftop -i ppp0 -B (jika anda ingin menggunakan satuan byte) maka nanti akan muncul tampilan program iftop seperti yang bisa anda lihat pada gambar screenshot di bawah ini:

Jumat, 08 Maret 2013

Program Monitoring Bandwidth Di Linux, iftop & Speedometer

Beberapa waktu yang lalu saya meng-install dua buah program untuk monitoring bandwidth di Linux Mint 14 saya, yang pertama kali saya install adalah iftop, program yang ini tidak hanya menampilkan informasi seperti rate dan total size upload / download saja, tapi juga menampilkan daftar host sumber yang melakukan upload / download dan juga daftar host tujuannya. Program yang kedua namanya adalah Speedometer, program yang ini lebih simple, fungsinya hanya menampilkan rate dan total upload / download saja. Baik iftop maupun Speedometer, selain menampilkan informasi berupa angka, kedua program tersebut juga dilengkapi dengan grafis berupa bar. Mana yang paling tepat untuk anda pilih ? menurut saya sih jika anda hanya membutuhkan informasi berapa rate dan total upload / download saja maka Speedometer cocok untuk anda gunakan, tapi jika anda ingin mengetahui apa yang membuat koneksi anda terasa lambat maka iftop cocok anda gunakan karena disitu anda bisa melihat daftar host sumber dan host tujuan yang memakan bandwidth anda.

Rabu, 06 Maret 2013

Perbedaan Bit & Byte Serta Cara Penulisan Simbol Hurufnya

Terinspirasi dari kebingungan saya ketika tadi membandingkan 2 program untuk memonitor traffic jaringan di Linux Mint yaitu program iftop dan Speedometer yang memperlihatkan rate download dan upload yang berbeda, akhirnya saya pun menulis artikel ini. Ternyata masalahnya adalah pada iftop secara default rate ditampilkan dalam satuan bit, sedangkan pada Speedometer ditampilkan dalam satuan byte. Bit dan byte itu berbeda cara penulisannya, saya sudah tahu tentang hal itu tapi suka kebalik mana simbol yang bit dan mana simbol yang byte. Bit dituliskan dengan simbol huruf b kecil (b), sedangkan byte dituliskan dengan simbol huruf b besar (B), jadi kalau kilobit maka simbol penulisannya adalah kb, sedangkan kilobyte simbol penulisannya adalah kB, begitu pun seterusnya, megabit dituliskan dengan simbol Mb dan megabyte dituliskan dengan simbol MB.

Selasa, 29 Januari 2013

Mengenal Kabel Ethernet

Kabel ethernet Cat 5e Mari kita mengenal kabel ethernet, kabel ethernet ini terdiri dari sebuah kabel yang disetiap ujungnya dipasangi konektor RJ45, nah kabel tersebut kalau dibuka isinya maka anda akan melihat ada 4 pasang kabel kecil yang dipelintir masing-masing pasangannya, kabel jenis ini disebut dengan kabel twisted pair, kabel twisted pair ini macamnya ada beberapa jenis tapi yang paling umum digunakan saya rasa adalah jenis kabel UTP (Unshielded Twisted Pair). Tahukah anda kenapa kabel-kabel yang berpasangan itu dipelintir sedemikian rupa ? ternyata itu ada fungsinya yaitu untuk mengurangi pengaruh gelombang elektromagnetik yang bisa menggangu aliran sinyal yang mengalir melalui kabel-kabel tersebut. 4 pasang kabel yang terdapat di dalam kabel UTP tersebut masing-masing memiliki warna yang berbeda yaitu coklat, biru, hijau dan oranye, dan masing-masing kabel pada setiap pasangannya ada yang polos dan ada juga yang diberi garis warna putih, bedanya yang polos itu negatif dan yang diberi garis warna putih adalah positif.

Perbedaan Hub, Switch, Router & Access Point

Router TP-LINK MR3020 Hub, switch, router dan access point adalah 4 perangkat keras yang umum digunakan dalam sebuah jaringan komputer, terutama hub dan switch. Nah tahukah anda apa perbedaan dari keempat perangkat keras tersebut ? hub dan switch memiliki fungsi yang sama yaitu menghubungkan 2 atau lebih komputer menggunakan kabel ethernet agar bisa saling berkomunikasi, nah perbedaannya terletak pada cara kerjanya, pada hub jika sebuah komputer mengirimkan data maka datanya akan dikirimkan ke semua komputer termasuk komputer pengirim data, jadi hub ini tidak bisa mengidentifikasi komputer mana yang mengirimkan data dan kemana datanya harus dikirimkan. Mungkin analogi bagaimana hub ini bekerja dalam mengirimkan data ibarat seorang kurir yang diperintahkan mengirimkan surat ke seseorang bernama Asep yang tinggal di komplek perumahan A, karena tidak tahu nomor rumahnya jadi si kurir ini mengunjungi semua rumah di komplek A tersebut untuk menemukan Asep dan menyerahkan suratnya, nah kalau switch bisa mengidentifikasi kemana datanya harus dikirimkan, jadi switch ini hanya mengirimkan data ke komputer yang dituju saja. Perbedaan lainnya antara hub dan switch adalah, walaupun keduanya sama-sama bisa mengirimkan dan menerima data, tapi hub tidak dapat melakukan 2 hal tersebut secara bersamaan, kalau switch bisa. Dari perbedaan-perbedaan yang saya uraikan tadi sekarang anda tahu kan mana yang performanya lebih bagus ? ya.. switch performanya lebih bagus dibandingkan hub.